Safari Unras PC SPL FSPMI Karawang sambangi PT.Daiki

Media Doeta Indonesia. Karawang, Senin 11 September 2017.

Ketidak adilan yang dirasakan masyarakat kelas buruh sepertinya bagai benang kusut yang sulit di urai dari waktu ke waktu, hal ini mendasari aksi Safari Unjuk Rasa yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPL FSPMI) Kabupaten Karawang hari ini di Perusahaan PT. Daiki Alumunium Industry Indonesia yang beralamat di Jalan Maligi VIII Kawasan Industri KIIC Karawang.

Sekira enam ratus orang peserta aksi berasal dari anggota FSPMI dari semua sektor baik SPL, AMK, EE dan juga AI dari berbagai perusahaan di Kabupaten Karawang memenuhi jalan didepan perusahaan PT. Daiki Aluminium sejak pagi dengan menggunakan berbagai kendaraan dan sebuah mobil komando, bahkan makin bertambah banyak lagi peserta Unras pada sore harinya .

 Dari kiri, Andry Sefyan baju biru (ke-3) Rengga Pria Hutama kaos hitam (ke-4), beserta jajaran pengurus PC SPL.

Hal ini terjadi karena antara PUK (Pimpinan Unit Kerja) PT. Daiki Alumunium dan pihak manajemen Perusahaan sudah tidak ada hubungan yang harmonis yang menyebabkan putusnya hubungan industrial serta aturan yang tidak dijalani dengan baik sebagaimana mestinya. Perusahaan hingga saat ini belum memenuhi keputusan nota pemeriksaan khusus bertanggal 18 Agustus 2017 yang di terbitkan oleh Balai Pelayanan dan Pengawasan Dinas Tenaga Kerja Wilayah 2 Provinsi Jawa Barat.

Andry Sefyan selaku perangkat advokasi PC SPL menjelaskan tuntutan aksi hari ini adalah:

  1. Menjalankan redaksional nota dinas balai pelayanan dan pengawasan wilayah 2 Jawa Barat.
  2. Mengangkat status pekerja borongan dan kontrak menjadi PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) atau yang lebih dikenal dengan sebutan karyawan tetap (redaksi)
  3. Dipekerjakannya kembali Winara ketua Puk SPL FSPMI PT. Daiki serta sebahagian para pekerja/anggota yang telah di putus hubungan kerjanya sejumlah 9 orang.
  4. Membayar hak-hak pekerja selama perselisihan berlangsung, semenjak terjadi hubungan kerja diputus sepihak tanpa proses pengadilan hubungan industrial.

Sementara dalam orasinya Ketua Pimpinan Cabang SPL FSPMI Rengga Pria Hutama meminta Management PT. Daiki segera memenuhi tuntutan-tuntutan pekerjanya.

Menyatakan pula ini adalah rangkaian aksi unjuk rasa gabungan yang akan berlanjut berikutnya dalam safari unras jilid 2 yang tidak menutup kemungkinan akan mendatangi perusahaan perusahaan lainnya yang tidak menjalankan dan mentaati peraturan ketenagakerjaan yang berlaku di Kabupaten Karawang tandas Rengga.

(Hary).

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *