Minggu, Februari 25

Refleksi Akhir Tahun 2017 “Pembukaan Beasiswa Guru Gerakan Indonesia 2030”

Media Doeta Indonesia- Jakarta, 22 Desember 2017. Bertempat di Jl. R.P. Soeroso No.5 Menteng Jakarta pusat, Gd. H.M Suseno- Rumah Eropa, Euro Management menggelar acara Refleksi Akhir Tahun 2017 sekaligus Pembukaan Beasiswa Guru Gerakan Indonesia 2030.
Wisnu Sabdo Gautama (Co-Founder Euro Management) dalam sambutannya mengatakan “bahwa gerakan Indonesia 2030 ini dibuat untuk program beasiswa bahasa asing dari tingkat siswa SMA, Mahasiswa, Jurnalis, dan guru”. Pada kesempatan tersebut, hadir pula CEO Euro Management Indonesia Bimo Sasongko, MSEIE, MBA, dan Perwakilan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DKI, perwakilan PWI, perwakilan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan para peserta beasiswa jurnalis.
penandatanganan MOU antara Pihak Euro Management dengan Perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI)

 

Bimo menjelaskan bahwa terdapat kemudahan untuk para guru di tahap awal, tahap selanjutnya adalah bagaimana para guru ini di motivasi dan inspirasi sekolah keluarnegeri secara matang, karena banyak program beasiswa hanya tinggal bagaimana mereka di persiapkan secara matang mungkin secara organisatori pemerintah masih belum. Menurutnya, Euro Management berusaha mempresentasikan mereka agar bisa berbahasa asing itu, biar bisa menguasai TOEFL, IELTS menjadi syarat mutlak untuk sekolah keluar negeri baik S1, S2, S3, selanjutnya Euro Management akan bantu mendapatkan LOA (Letter Of Acceptance) sehingga mereka dapat perguruan tinggi di berbagai negara maju dunia.
“Saya menganalisa banyak guru-guru yang tidak tahu beasiswa ini, tidak mengoptimalkan beasiswa ini, yang mengambil profesional lain, guru itu wajib karena kedepan ini bangsa Indonesia ini menjadi bangsa maju,” jelasnya.
“Satu-satunya cara guru-guru kita menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga murid-muridnya ini menjadi murid yang baik dan berkualitas, guru itu harus andil sekolah keluarnegeri karena setelah pulang bergelar Master, Phd, mendidik anak-anak SD, SMP, SMA jadi harus percaya diri para guru. Awal ini akan memberikan beasiswa 1000 guru ditahap setahun pertama, kalau sukses resikonya luar biasa atas dukungan PGRI, semoga terselesaikan program ini dan mereka berbondong-bondong datang tanpa tes,tanpa seleksi, tanpa ikatan dinas.”Pungkas Bimo
Sementara itu, Tatang dari PGRI mengungkapkan “saya mengucapkan terima kasih atas ajakan kesempatan untuk bagaimana meningkatkan kompetensi guru, karena guru harus mengajar dengan teknologi, pendidikan karakter, dan multi bahasa. Untuk itu PGRI berkerja sama dengan berbagai lembaga, seperti Euro Management.”
Untuk Tahap awal, PGRI akan mengirim 1000 guru yang berasal dari wilayah DKI Jakarta dan selanjutnya akan dibuka secara nasional. Gerakan Indonesia 2030 ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Indonesia di jantung Dunia sesuia motto Euro Management.
(Hanafi S I dan Haryu Pratiwi P)

Tinggalkan Balasan