Kemendagri Akan Kelola Packaging UMKM Raih Potensi Pasar Online 36 Triliun Dalam Nusantara Expo & Forum 2017

Media Doeta Indonesia, Jakarta. Perkembangan jaman menuntut produk budaya ini tidak hanya sebagai ekspresi nilai budaya tetapi juga dituntut dapat memiliki nilai ekonomis ( profit oriented ) sehingga dapat bertahan dalam perkembangan dan tuntutan jaman. Oleh karena itu, untuk mempromosikan kreatfitias karsa karya budaya bangsa Indonesia, Kementrian Dalam Negeri menggelar Nusantara Expo dan Forum di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta 18-22 Oktober 2017. Pameran yang bertajuk “Kreativitas Membangun Bangsa Yang Mandiri & Unggul “  ini merupakan program berkelanjutan sejak 2014 – 2016 sebagai kalender kegiatan tahunan, wahana perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta show windows ketahanan ekonomi, kekayaan seni dan budaya bangsa Indonesia.

“Kegiatan Nusantara Expo dan Forum 2017 bertujuan membangun kesadaran seluruh bangsa dalam rangka memelihara, melindungi dan mengembangkan warisan seni dan budaya melalui inovasi dan kreatifitas untuk pembangunan ekonomi bangsa,” ujar Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Kemendagri, Lutfi di Jakarta, Senin  (16/10/2017).

suasana booth Nusantara Expo & Forum 2017 di TMII

“Melalui kegiatan ini, kita berupaya membangun potensi industri kreatif sebagai packaging untuk memperkuat potensi perekonomian rakyat, Terlebih di Indonesia lebih dari 36 Triliun potensi yang bisa diraih oleh UMKM dalam pasar online e-commerce. Dan kekurangan kita adalah masalah perencanaan, pemasaran dan promosi dalam packaging.” tambah Lutfi

Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Didi Sudiana, menjelaskan, Kemendagri telah mengeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 28 Tahun 2014 tentang Revitalisasi Fungsi dan Peran Anjungan Daerah di Taman Mini Indonesia Indah. Peraturan ini memperkuat sikap bahwa pemerintah pusat bersama-sama dengan pemerintah daerah mengajak seluruh komponen bangsa memelihara, melindungi dan mengembangkan warisan seni dan budaya dengan cara-cara inovatif dan kreatif untuk membangun ekonomi bangsa.

Kemendagri bersama MURI dalam Nusantara Expo 2017 di TMII

Dalam acara akbar yang  digelar di area Keong Emas TMII itu dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah provinsi, 516 kabupaten maupun kota dari 34 provinsi di Indonesia.

Adapun yang sangat istimewa dalam hajatan Nusantara Expo tahun ini adalah  pemberian rekor dunia oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) atas 230 jenis tarian daerah yang akan dipentaskan tanpa henti selama 24 jam. Penghargaan yang dberikan langsung oleh Jaya Suprana bersama Aylawati Sarwono selaku direktur MURI ini menunjukkan bahwa keberagaman seni tari daerah Indonesia adalah yang terbanyak di Dunia.

Aneka produk-produk budaya Indonesia yang digelar pada hajatan tahun ini sangat beragam seperti batik, kain, tenun, jamu, kuliner, seni tari, seni lukis, seni keris, seni ukir dan lain sebagainya, telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat. Adapun acara-acara lainnya yang dipamerkan dalam Nusantara Expo dan Forum 2017 adalah stand potensi daerah dan peluang investasi; business matching antara daerah dengan investor dari dalam dan 10 negara ; forum generasi muda dan bidang Sustainable Development Goals serta maritim. Selain itu, terdapat pula stand Dinas Dukcapil DKI untuk melayani dokumen kependudukan, yaitu perekaman dan pencetakan e-KTP.

Kemendagri mengajak seluruh lapisan masyarakat secara bersama menjaga dan melestarikan citra positif bangsa Indonesia yang berbudaya, bermartabat dan berjatidiri. Sehingga dapat mendorong pertumbuhan pariwisata dan kemandirian ekonomi sekaligus dapat memberikan informasi dan potensi wisata di daerah sehingga ketahanan budaya dan ekonomi menjadi sinergi yang mumpuni untuk menjaga dan memperkuat ketahanan NKRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *