Mengenal Vitiligo, Penyakit Bercak Putih Di Kulit

Media Doeta Indonesia.Jakarta 28 Oktober 2017. Barangkali pernah kita jumpai orang  dengan  berkulit belang –belang, terdapat bercak-bercak putih memenuhi kulit telinga, wajah atau kakinya. Tahukah Anda ,dalam dunia kedokteran gejala penyakit seperti ini di sebut dengan Vitiligo. Sebenarnya penyakit ini bisa di sembuhkan ,tapi sayang karena minimnya informasi menyebabkan orang cenderung membiarkan hingga penyakit ini menyebar keseluruh anggota tubuhnya.

Vitiligo yaitu suatu kondisi dimana kulit kehilangan warna naturalnya pada bagian-bagian tertentu sehingga memberikan penampakan bercak bercak keputihan pada kulit. Seberapa luasnya vitiligo dapat menyerang kulit seseorang dan seberapa parah hilangnya warna kulit sangat bervariasi dan tidak dapat di prediksikan. Vitiligo dapat menyerang bagian kulit manapun dalam tubuh, dan tidak menutup kemungkinan dapat menyerang rambut, bagian dalam mulut dan juga mata.

Tanda penyakit Vitiligo antar lain berkulit belang –           belang, bercak-bercak putih.

Vitiligo merupakan penyakit jangka panjang dan dapat menjangkiti  semua kalangan dari anak hingga orang tua,tetapi  pengidap penyakit  sudah terjadi sebelum usia 20 tahun. Vitiligo akan sangat terlihat pada orang mempunyai kulit berwarna gelap, meskipun dapat  menyerang orang dengan berbagai jenis  dan warna kulit.

Menurut dr.Detty Dwi  Kurniati,SpKK , vitiligo tidak menular, vitiligo bukan suatu penyakit yang di sebabkan oleh bakteri atau jamur, tetapi oleh keadaan dari dalam diri sendiri.Berbincang-bincang atau bersentuhan dengan penderita sekalipun  tidak akan tertular.Mayarakat umum  di karenakan masih minimnya informasi, biasanya bersikap menjauh dari penderita ,karena takut tertular.  Meskipun tidak menular dan berbahaya penyakit ini dapat membuat penderitanya merasa kurang percaya diri dan mudah stres. Sebaiknya masyarakat tidak perlu menjauhi  karena akan membuat penderita akan bertambah stres dan ini akan memicu penyebaran vitiligo kebagian tubuh lainnya. Sebaiknya jika ada teman, saudara atau tetangga kita yang menderita vitiligo bersikap biasa saja.

Vitiligo di bagi dalam dua kategori, yaitu vitiligo menyeluruh yang menyerang kedua sisi tubuh, jenis inilah yang paling umum dimana jumlah pengidapnya mencapai 90% dan vitiligo yang hanya menyerang bagian tertentu atau salah satu sisi tubuh saja.  Pengobatan vitiligo bertujuan untuk memperbaiki  penampilan kulit, namun saat ini belum bisa untuk menyembuhkan penyakit.

Gejala dan penyebab Vitiligo

Masih menurut dr.Detty ,Viitiligo belum di ketahui penyebabnya. Ganguan kulit ini di curigai karena faktor genetik. Bila seseorang dalam keluarganya ada yang menderita gangguan ini, ia juga beresiko kena penyakit yang serupa. Vitiligo terjadi karena sel melanosit (sel yang menghasilkan pigmen warna kulit) mati, namun penyebab matinya sel-sel melanosit ini belum di ketahui dengan pasti. Namun beberapa pakar menduga kondisi ini di picu oleh penyakit otoimun  yaitu kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel tubuh yang sehat salah satunya melanosit kulit. Apabila Anda mengidap penyakit ini, gejala utama yang menonjol adalah munculnya bercak –bercak yang awalnya berwarna lebih muda dari warna kulit normal kemudian berubah menjadi warna putih, dan terkadang di bagian pinggir berwarna merah serta mengalami inflamasi atau berubah menjadi warna coklat. Bercak ini biasanya permanen dan rentan terbakar sinar matahari  dan menyebabkan gatal meski tidak iritasi.Vitiligo jenis tertentu di duga terjadi karena outoimunitas (sistem pertahanan tubuh yang menyerang diri sendiri ,dalam hal ini sel melanosit)  namun resiko untuk terkena vitiligo akan meningklat bila Anda memiliki keluarga yang juga memiliki vitiligo, dan penyakit outoimun tertentu seperti penyakit Hashimoto (gangguan pada hormon tiroid) atau alopesia areata (yang menyebabkan kebotakan).

Untuk mengatasi bercak keputihan pada kulit, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kulit.

Cara Mengatasi Vitiligo

Kondisi vitiligo biasanya susah  di sembuhkan dan bisa bersifat progresif ( bercak keputihan dapat bertambah di berbagai tempat di tubuh). Untuk mengatasi bercak keputihan pada kulit, Anda perlu berkonsultasi terlebih dahulu dokter kulit untuk mendapat beberapa pilihan terapi yang tepat untuk di lakukan. Ada beberapa terapi pilihan yang dapat di lakukan oleh  dokter antara  lain

  1. Menggunakan krim kortikosteroid potensi tinggi pada bercak keputihan
  2. Terapi laser
  3. Terapi dengan cahaya PUVA (psuralen dan ultraviolet A
  4. Operasi pencangkokan kulit
  5. Terapi depigmentasi (menghilangkan warna kulit di sekitar bercak keputihan sehingga tampak lebih tersamar.

Sebelum melakukan terapi ada baiknya Anda diskusikan dulu dengan dokter kulit Anda,karena setiap terapi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan apabila tidak memilih melakukan terapi apapun Anda dapat menyamarkan bercak keputihan  dengan menggunakan kosmetik wajah.(sumber:alodokter.com,kompas.com/TRISNA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *