Mau Jadi Pahlawan Dunia Akhirat? Yuk Berwakaf

Media Doeta Indonesia, Bekasi. Hari Pahlawan baru saja kita peringati. Berbagai acara dan seremonial pada tanggal 10 November pun telah digelar demi mengenang jasa para Pahlawan kita. Namun cukupkah bila Hari Pahlawan semata-mata hanya dilewati sebagai seremonial atau upacara saja? Padahal momen tersebut merupakan bagian sejarah yang tidak terlepaskan dari perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan.

Seremonial memperingati Hari Pahlawan

Hubbul Wathan Minal Iman, “Mencintai Tanah Air Merupakan Sebagian Dari Iman”

Sebagai bangsa yang besar, tentu tidak akan melupakan  jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan Tanah air nya.  Seperti kecintaan tanah air yang pernah dicontohkan oleh pahlawan pahlawan kita.

Meski dengan persenjataan seadanya, namun dengan iman yang kuat serta diiringi takbir dan kata “Merdeka”, bung Tomo bersama Arek-Arek Suroboyo tetap bersemangat juang tinggi demi mengusir usaha ultimatum dan gempuran imperialisme Inggris  pada 10 November 1945.

Lantas bagaimana agar kita juga bisa menjadi sosok pahlawan di jaman now? Sebagaimana yang tertuang dalam sebuah hadits HR Ahmad, ” Sebaik baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang yang lain”.

Maka agar kita dapat memberi manfaat bagi orang lain adalah dengan menjadi fasilitator untuk memberi penyantunan, pembimbingan, pembinaan dan pengembangan potensi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Terlebih saat ini masih banyaknya anak-anak mulai tingkat PAUD hingga Perguruan Tinggi yang orang tuanya kurang mampu bahkan banyak yang sudah menjadi yatim piatu. Padahal dalam Pasal 34 ayat 1 UUD 1945 diamanahkan, “fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara negara.” Dan makna kata ”telantar” tentu termasuk anak-anak Yatim dan Dhu’afa yang  selama ini kurang mendapat perhatian oleh pemerintah.

Sekretariat dan asrama pendidikan Yatim Yayasan Rindang Indonesia

Oleh sebab itu, Yayasan Rindang Indonesia yang hadir sejak Agustus 2010 menjadi fasilitator untuk membantu Adik adik Yatim dan Dhu’afa agar dapat melanjutkan pendidikannya yang lebih layak. Sebagaimana yang ditegaskan dalam QS. An-Nisa ayat 9  “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka kawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.

 Ketua Umum Yayasan Rindang Indonesia, Ust. M.Adhie     Pamungkas S.Sos

Dan sebagai bukti visinya untuk terus Berkarya – Mengabdi – Sepenuh hati, Ustad M. Adhie Pamungkas selaku ketua umum Yayasan mengatakan, selain rutin mengadakan penyantunan, pembimbingan dan pelatihan kreatifitas seni, cek kesehatan gratis, tabungan Qurban kami juga telah mensosialisasikan gerakan wakaf kepada para dermawan dan donatur sehingga akan menumbuhkan jiwa kepahlawanannya demi generasi bangsa Indonesia yang kuat dan cerdas khususnya bagi Adik adik Yatim dan Dhu’afa.

Sementara salah satu citivas pemilik akun instagram @yuni_rindangindonesia mengemukakan bahwa manfaat wakaf yang akan didapat secara umum diantaranya adalah :

1. Menjadi pemelihara harta benda yang sangat panjang, sedangkan orang yang menerima wakaf wajib untuk memeliharanya.

2. Pahala yang akan diterima oleh pewakaf tidak akan pernah terputus, walaupun orang itu sudah meninggal, sehingga ia akan mendapatkan kehidupan akhirat yang lebih baik dan mengurangi dosa-dosanya.

Wakaf lahan produktif Yayasan Rindang Indonesia

3. Wakaf mendorong pembangunan dalam berbagai bidang misalnya bidang keagamaan, bidang pendidikan, bidang kesehatan dan bidang agribisnis. Seperti program wakaf yang sedang dikampanyekan oleh Yayasan Rindang Indonesia yaitu berupa Wakaf untuk pembelian lahan produktif di desa Cilebar, Karawang. Dimana para Pewakaf dapat membeli tanah wakafnya mulai dari satu juta rupiah untuk tiap 10 m² tanah. Rencananya, wakaf lahan pertanian produktif ini adalah untuk diberdayakan sebagai usaha ekonomi serta laboratorium alam bagi anak anak Yatim dan dhuafa.

Sertifikat pewakaf di Yayasan Rindang Indonesia

4. Wakaf adalah salah satu cara untuk menikmati harta benda yang diberikan oleh Tuhan agar dapat digunakan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas serta menjadi amalan layaknya jasa pahlawan dunia akhirat yang tidak pernah terputus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *