Minggu, Februari 25

Masih Pelupa? Ini Cara Atasi Gejala Kepikunan

Media Doeta Indonesia, Jakarta,19 Oktober 2017. Seiring bertambahnya usia, ditambah menumpuknya pekerjaan adalah faktor penyebab kepikunan seseorang. Selain karena menurunnya fungsi otak yang mengakibatkan gangguan pada daya ingat, pikun juga dapat dialami oleh remaja dan dewasa.

Pikun atau dalam dunia medis disebut dimensia adalah suatu penyakit yang mempunyai tanda-tanda seperti gejala kehilangan ingatan, gangguan penilaian, perubahan dalam tingkah laku, dan bila kondisinya parah maka dapat mengganggu atau bahkan kehilangan fungsi tubuh. Salah satu gejala yang mudah kita kenali adalah pelupa!

Ilustrasi bermain untuk atasi menghambat kepikunan

Kepikunan tidak bisa di sembuhkan dengan obat, namun kita bisa menghambat kepikunan terjadi melalui cara berikut ini ;

1. Menjaga Pola Makan dan Olahraga

Pastikan Anda menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga makan makanan bergizi, serta hindari stres agar pikiran tetap segar.

2. Menjaga Kualitas Tidur

Meski tidak membutuhkan kerja otak, namun dengan tidur yang berkualitas protein-protein berbahaya yang terakumulasi sepanjang hari akan lenyap sehingga berpengaruh baik bagi kesehatan.

3. Bermain Puzzle dan Teka Teki

Memainkan puzzle atau mengisi teka-teki silang sudah lama di sarankan oleh pakar kesehatan demi menjaga agar kinerja otak tetap prima.

Dr.James Meschino, penulis buku The Meschino Optimal Program:Healthy Aging Naturally, mengatakan bahwa jika seorang bermain teka-teki silang, itu artinya membiasakan otak untuk selalu bekerja. Tidak hanya dua kegiatan itu yang di sarankan, ia juga meyakini bermain pingpong juga merupakan salah satu cara efektif menghindari kepikunan.”Kegiatan-kegiatan itu bukan mencegah Anda menjadi tua, akan tetapi membuat kondisi otak selalu prima.

4. Pelajari hal hal Baru.

Paksalah otak untuk mempelajari hal-hal baru. Kegiatan paling ideal adalah menulis atau menggerakkan otak dan tubuh, seperti yang  dikatakan Meschino dari laman Global news beberapa waktu lalu.

5. Terapi otak

Selain kegiatan tersebut, saat ini jyga telah di kembangkan Terapi Otak Brain Booster yaitu sebuah terobosan dalam meningkatkan kemampuan daya ingat otak.  Produk ini diklaim lebih efektif jika dibandingkan dengan obat-obatan yang dijual di pasaran untuk meningkatkan daya ingat. Hipnoterapi Brain Booster memanfaatkan tekhnologi gelombang otak yang akan memancarkan gelombang otak Anda pada frekuensi khusus sehingga dapat meningkatkan daya ingat otak dan juga mampu menyehatkan dan mampu menyembuhkan gangguan kesehatan yang terjadi pada daerah kepala.

sumber: DR.OZ Indonesia

Tinggalkan Balasan