Jenderal Gatot Nurmantyo Ngaji Bareng di PP Muhammadiyah

Media Doeta Indonesia Jakarta

Pengajian Bulanan Muhammadiyah berlangsung di Auditorium K.H Ahmad Dahlan, Menteng Jakarta Pusat.(Jum’at 6/10)

Mengusung tema ISLAM, TNI, dan KEDAULATAN BANGSA dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI  Gatot Nurmantyo, Prof. Dr. Salim Said, Drs. H. Hahrijanto Y Thohari MA, Prof. KH. Din Syamsudin, Haidar Natsir disesaki jama’ah dan disiaran langsung TV swasta.

Sambil berseloroh, Haidar mengucapakan selamat datang kepada Panglima TNI yang telah hadir di pengajian istimewa ini, juga ucapan selamat ulang tahun 72 TNI yang baru saja melaksanakan perayaan dengan sebutan Kyai Haji Gatot Nurmantyo, yang langsung disambut gerr jama’ah.

Dalam prolognya Haidar Nasir mengatakan,
” Islam dan TNI merupakan komponen penting menjaga kedaulatan bangsa. TNI dengan Umat Islam  menjaga kedaulatan negara, yang menghadapi paradigma baru dalam menjaga kedaulatan, kekuatan bersama dan jalin hubungan seluruh komponen bangsa menghadapi tantangan, kemajuan dan problematika di Indonesia. ” tuturnya.

Islam, TNI, Kedaulatan Bangsa
Suasana Pengajian Bulanan tema Islam, TNI dan Kedaulatan Bangsa

” Sejarah Indonesia tidak bisa terlepas dari hubungan antara umat Islam dan tentara dalam menjaga kedaulatan. Tiap-tiap daerah mempunyai pejuang dan pahlawan, senjata khas serta tarian perang, ini gambaran orang Indonesia berjiwa ksatria ” ujar Panglima.

” Jangan takut dengan Islam Indonesia, karena sejak dulu Umat Islam yang telah berjuang demi kemerdekaan, asalnya tentara adalah umat Islam.
Jadi mustahil bagi umat Islam berkhianat terhadap bangsanya. Banyak negara didunia terpecah karena rakyat dan tentara tidak bersatu, Soviet, Yugoslavia, Sudan dan lainnya karena tidak mempunyai Pancasila sebagai dasar negara ” ujar Gatot menambahkan.

Sementara Prof Dr. Salim Said dalam paparanya,” Negara-negara yang takut terhadap tetangganya bisa muncul menjadi negara maju, Korsel takut dengan Korut, Singapura 76% etnis China di Kawasan Melayu, Israel berada di Jazirah Arab, dan Taiwan takut terhadap China daratan.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Tuhan saja tidak ditakuti, buktinya masih ada oknum KPK yang disumpah dengan kitab suci masih melakukan korupsi”.

Pengajian ditutup Prof. Din Syamsudin yang berharap Jenderal Gatot, dicontoh prajurit TNI dalam sikapnya mencintai rakyat (umat Islam) dan cinta kepada negara.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *