Inspirasi Umar sang Pelukis Keliling Indramayu

Media Doeta Indonesia– Indramayu, 14 Oktober 2016.

 

Umar (56) Pria paruh baya asal Jakarta ini rela naik motor dari Jakarta ke Indramayu demi menghidupi anak istrinya sebagai seorang Pelukis Keliling.

Tujuannya adalah Pasar Malam di Kawasan GOR Singalodra Indramayu, kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-490 Kabupaten.

Selama seminggu sejak 7 Oktober Umar berada di sana, makan dan tidur seadanya. Sebelumnya Umar sering menawarkan jasa melukisnya di Kawasan Pasar Baru Jakarta Pusat sesekali bepergian jauh ke luar kota misalnya ke Rangkas Bitung, Cikarang, Sumedang dan Indramayu.

Umar (56) dengan tekun melukis setiap sketsa

Kepada awak doetaindonesia.com, Umar mengaku bisa meraup omset sekitar 6 juta rupiah selama seminggu  di pasar malam GOR Singalodra. Setiap jasa melukisnya dibandrol seharga 75.000 per pcs. Masing-masing lukisan membutuhkan waktu selama 20 menit. ketika ditanya motivasinya melakukan itu semua, Umar mengatakan, “Saya rela bepergian jauh (berjualan) demi menghidupi keluarga saya yang ada di Jakarta.”

“saya sudah melukis selama 30 tahun dari daerah ke daerah sudah dan terbiasa hidup begini,” katanya dengan penuh semangat. Kisah Umar memberikan inspirasi pada kita bahwa usia bukan halangan untuk terus hidup produktif dan terus mengembangkan satu potensi keahlian yang kita kuasai.

 

(Edy M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *