Sabtu, Februari 24

ICMI Luncurkan Program Beasiswa Luar Negeri ICMI CERDAS

Ketua Umum ICMI Jimly Asshidiqie, saat launcing Beasiswa ICMI Cerdas, Jakarta (9/2/2018)

Media Doeta Indonesia,  Jakarta- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)  berkomitmen menjalankan program pengembangan sumberdaya manusia untuk kemajuan bangsa Indonesia. Untuk itu, ICMI menggaet Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan Program Beasiswa ICMI Cerdas.

Program ini berfokus kepada pelatihan bahasa asing (Inggris, Jerman, Prancis, Jepang, dan Belanda) dan juga persiapan studi ke luar negeri.

Kegiatan yang berlangsung  di Gedung Museum Naskah Proklamasi, Jumat, 9 Februari 2018  dihadiri sejumlah Tokoh ICMI antara lain Majelis Pengurus Pusat ICMI, Dr. Jimly Asshiddiqie, SH. selaku Ketua Umum,  Dr. M. Jafar Hafsah,  Prof. Dr. Armai Arif,
Komang Wirawan Ketua Ikatan Alumni Jerman, dan perwakilan Baznas.

Jimly mengungkapkan jumlah mahasiswa terbesar di Universitas besar dunia seperti Amerika,  Australia  berasal dari Asia. Indonesia negara besar ke empat dunia,  semestinya berperan besar,  karenanya kualitas manusia Indonesia memiliki standar Internasional.

Orientasi ke depan lebih memperbanyak pelajar ke luar negeri, kita buat sebuah gerakan besar di seluruh Indonesia,” ungkap Jimly.

“Program ini kami anggap serius, kita start di sini,  harapan kita gerakkan semua potensi yang ada,  pemerintah Indonesia juga sungguh-sungguh dalam beasiswa contohnya LPDP, 5000 orang penerima setiap tahun namun ini tidak cukup dibanding negara lain seperti India, “pungkas Jimly.

Baca Juga: Gerakan Indonesia Menguasai Jantung Dunia 2030

Seminar Potensi Bahasa Spanyol Bagi Indonesia dan Pembukaan CELES

Program ini memiliki tujuan yang tentunya selaras dengan salah satu tujuan utama ICMI, yaitu meningkatkan mutu kecendekiawanan masyarakat madani dan peran serta cendekiawan muslim se-Indonesia. Memahami bahasa asing menjadi salah satu kunci untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul, termasuk para santri yang harus menjadi Agent of change bagi dunia Islam di dunia internasional nantinya.

Sementara itu,  Prof. Dr. Armai Arif yang saat ini juga aktif selaku Ketua Bidang Pendidikan ICMI mengatakan  ada 3  program yang ditawarkan, yakni pertama,  beasiswa ICMI Cerdas,  kedua kerjasama magang ke Taiwan,  ketiga magang ke Hong Kong dan China.

Dia menghimbau dan mendukung para Awardee untuk dapat melanjutkan studi ke luar negeri melalui program beasiswa yang yang ditawarkan oleh pemerintah seperti LDPD, MORA, BUDI, maupun Beaqiswa asing “PPMI Chevening Australia Awards Schoalrship, Stuned, DAAD, Fullbright, dll. Dengan pembekalan yang matang seperti pelatihan bahasa asing dan konsultasi rencana studi, harapannya program ini dapat bekerja secara efektif. Selain itu, dengan belajar di luar negeri dan memahami pola pikir negara maju, para Awardee harus bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih maju.

Founder & Executive Director Euro Management Indonesia Bimo Sasongko dalam sambutannya.

Selaku pelaksana program,  ICMI menggandeng Euro Management Indonesia. Bimo Sasongko, selaku Founder & Executive Director Euro Management Indonesia, mengatakan dengan program ini Euro ingin membuat generasi muda berwawasan global.

Beasiswa ini akan menawarkan lima bahasa selama dua semester, peserta ada  50 orang,  “harapannya ke depan lebih banyak lagi yang ikut,” katanya.

Tidak hanya beasiswa bahasa kata Bimo tapi juga memberikan bekal persiapan sertifikasi bahasa asing (IELTS/TOEFL), workshop tentang sistem pendidikan luar negeri, bimbingan & pengurusan Letter of Admission (LoA) untuk tingkat Sarjana, Master, hingga Doktor.

“Kami akan mencarikan vendor-vendor beasiswa yang ada di luar negeri,  kami siap sebagai fasilitator, “ujar Bimo.

“Siap memfasilitasi semaksimal mungkin,”pungkas Bimo.

Program Beasiswa ini bertujuan juga dapat menjadi jawaban dari berbagai tantangan di masa depan, Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dituntut untuk dapat mengembangkan potensi dan meningkatkan daya saing semaksimal mungkin, dalam rilisnya kepada awak media. (red)

Tinggalkan Balasan