Minggu, Februari 25

Gerakan Indonesia Menguasai Jantung Dunia 2030

Doeta Indonesia – Jakarta. Sabtu, (3/12/16) Penggagas Program gerakan lndonesia 2030, Sejuta Indonesia di jantung dunia. Bimo Sasongko, BSAE,.MSEIE,.MBA (Pres Dir & CEO, Euro Management Indonesia dan Ketua Umum IABIE ) (Ikatan Alumni Program Habibie).

Pada festival gerakan Indonesia 2030 adalah bertujuan untuk mendorong semangat anak bangsa agar terinspirasi dan termotivasi untuk mengejar cita-cita study di Negara-negara maju di dunia, dimulai dari mencari tahu semua informasi tentang negara tujuan, mengetahui program-program beasiswa dan mempelajari bahasa negaranya serta mengenal kebudayaanya, dan seterusnya

Seminar dan acara festival gerakan Indonesia 2030 Japan week.
Seminar dan acara festival gerakan Indonesia 2030 Japan week.

Pada penyampaian Bimo kepada media Budayabangsabangsa.com, hal terpenting untuk mendorong Indonesia menjadi negara 6 besar dunia adalah dengan meningkatkan kualitas SDM Indonesia, salah satunya dengan mengirimkan siswa-siswi Indonesia untuk belajar di pusat-pusat peradaban dunia, yang diawali dengan memberikan kesempatan kepada pelajar Indonesia untuk belajar bahasa asing.

Pada seminar dan acara festival gerakan Indonesia 2030 Japan week yang dilaksanakan pada Sabtu 03/12/16, dikantor Euro Managemen, di Menteng Jakarta pusat, hadir hampir 500 peserta dari berbagai kalangan terdiri dari pelajar, mahasiswa dan jurnalis yang telah bermitra dan sudah mendapatkan bea siswa kursus bahasa bahasa Dunia dari Euro managemen.

Bimo menambahkan “Saya sangat yakin program ini sukses melihat antusias para pelajar dan mahasiswa yang mengikuti program ini.kami sudah bermitra dengan 9 negara maju dunia diantara nya Jerman, Prancis, Inggris, Belanda, Australia, USA dan kebetulan hari ini kita fokuskan untuk Studi ke Jepang”. Ungkapnya

Saat ditanyakan mengenai peran pemerintah untuk dukungan nya terhadap program besar ini Bimo menyampaikan “kami sudah melakukan Audiensi kepada pemerintah , DPR dan yang lain nya, namun sampai saat ini kami masih biaya sendiri dan kedepan uluran dan perhatian dari pemerintah sangat kami harapkan dalam rangka membangun Indonesia yang kita cintai”. Imbuhnya.

(Mata)

One Comment

Tinggalkan Balasan