Sabtu, Februari 24

Fahri Hamzah Ngaji Politik Bareng Warga Cipayung

Media Doeta Indonesia. Jakarta – 27 Januari 2018.

Suasana Pengajian Politik Warga Cipayung

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Fajar Munjul Cipayung bekerja sama dengan Pengajian Politik Islam (PPI) Sabtu,27 Januari 2018 adakan Ngabar (Ngaji Bareng) Politik Islam dengan tema “Berbeda Madzab Bersatu dalam Politik”.

Hadir K.H. A.Cholil Ridwan (Dewan Pembina PPI), Ustadz Muhammad Pizaro (Ketua Umum Jitu (jurnalis Islam Bersatu), Dr.H.Zain Annajah.Lc (Al Hakam Assulthoniyah),  H.Fahri Hamzah,SE, ketua masjid Al Fajar H.Sofyan S.Sos, warga Munjul dan sekitarnya.

Pengajian Politik Islam di awali sambutan Dewan Pembina Pengajian Islam K.H. A. Cholil Ridwan. Dalam sambutan mengatakan fungsi masjid saat ini hanya berfungsi sebatas untuk ibadah ritual belum berfungsi sebagaimana pada jaman rosul Muhammad SAW yaitu sebagai tempat pusat pendidikan dalam mencetak kader Islam yang tangguh dengan adanya kajian politik Islam ini dia berharap peserta kajian lebih paham pentingya berpolitik.

Acara di lanjutkan dengan ceramah oleh Dr.H.Zain Annajah Lc, dengan kajian kitab kuning.” Allah menciptakan mizan (timbangan) untuk mengadili manusia dan menciptakan al hadid sebagai kekuatan (kekuasaan) dan kekuatan identik dengan politik, sebagaimana Allah perintahkan agar Islam di menangkan atas agama yang lainmaka umat Islam harus mengerti dan paham tentang politik, ” ujar H. Zain.

Kajian selanjutnya di sampaikan oleh Ustadz Muhammad Pizaro, ketua umum JITU (Jurnalis Islam Bersatu) dalam ceramahnya mengajak seluruh wartawan muslim berani menyampaikan berita yang positif tentang Islam dan juga mengajak agar anak muda aktif di masjid dan menfungsikan masjid sebagai tempat membina generasi muda, maka generasi muda wajib paham politik. Ia mencontohkan negara Turki di bawah kepemimpinan Erdogan, dimana masjid-masjid terisi penuh oleh anak muda untuk belajar politik sehingga Turki saat ini menjadi negara yang di segani negara-negara lain.

Fahri Hamzah Ngaji Politik Bareng Warga Cipayung

Di sesi akhir kajian di sampaikan oleh Wakil Ketua DPR H.Fahri Hamzah S.E, mengajak semua peserta kajian agar tidak alergi dengan politik, musuh-musuh Islam sengaja menjauhkan umat Islam dari politik sehingga kepentingan mereka tercapai. ” Negara akan kuat dan terjaga jika semua warga negara memahami politik, isi semua kursi-kursi kekuasan oleh orang-orang yang amanah sesuai ajaran Tuhan ” ungkap Fahri semangat. Acara diakhiri doa bersama mengharap keselamatan bangsa dan negara oleh Dewan Pembina Politik Islam K.H. A. Cholil Ridwan.

( Trisna/Joseph )

Tinggalkan Balasan