Minggu, Februari 25

Alpha Bounding Camp, Wisata Edukasi Yatim Dhuafa

Villa Aquarius Orange Desa Jogjogan Cisarua Kabupaten Bogor, menjadi saksi keseruan dan kegembiraan anak-anak yatim dhuafa binaan Yayasan Alpha Indonesia (YAI) mengisi waktu libur sekolahnya. Selama dua hari, 27-28 Desember 2017 YAI menggelar kegiatan wisata edukasi bertema “Meneladani akhlak Rasulullah di era millenium ke tiga, Hormat terhadap orang tua serta Mendidik Generasi Muslim berakhlak Alquran”.  Terdapat 110 anak binaan yatim maupun dhuafa yang ikut wisata tersebut.

Lurah Pondok Ranggon Bpk.Mahpudz.MZ,S.H,M.Si rombongan sejumlah dua bis di Halaman Masjid Mahatma Pondok Ranggon, Cipayung Jakarta Timur. “Kegiatan ini sangat bermanfaat buat para anak didik binaan Yayasan Alpha Indonesia,” Ujar Lurah. Ia berpesan agar anak-anakdapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini.

Alpha Bounding Camp (ABC) di kemas dalam bentuk edu-games yang atraktif dimana seluruh peserta dibagi menjadi 10 kelompok, masing-masing kelompok dipimpin oleh ketua dan satu orang fasilitator.

Games dibuat dengan berbagai tantangan yang wajib diselesaikan oleh anak-anak. Yang menarik, sebelum ke lokasi acara, setiap peserta diberikan sebutir telur ayam yang harus dijaga agar tidak pecah hingga seluruh rangkaian acara selesai. Menurut panitia, telur ini adalah simbol amanah, yang wajib anak-anak jaga agar tidak pecah (rusak).

Game menarik lainnya, seluruh kelompok di berikan tantangan menyanyikan lagu indonesia raya 3 stanza,memungut sampah di sekitar lokasi,dan menyambung ayat Alqur’an, membuat kerajinan dari bahan apa adanya untuk di persembahkan kepada orang tua tercinta.

Acara juga di isi dengan dongeng religi oleh Ustadz Arif yang bertema “hormat terhadap orang tua”.

Hari kedua, yakni lomba menggapai impian dan memindahkan sarung tanpa bantuan tangan dan pemenang lomba ini tentu mendapat point tertinggi nanti nya.

Jailani, salah seorang peserta mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut “senang dengan acara ALPHA BOUNDING CAMP ini,dan berharap dapat ikut lagi di tahun depan,” ucapnya.

Bagi Jailani menang kalah dalam games ini tidak menjadi masalah yang terpenting adalah kebersamaannya dan mereka bisa saling mengenal lebih dekat dengan seluruh anak binaan Yayasan Alpha Indonesia.

Penyerahan hadiah bagi juara Edu-games oleh Ketua Dewan Pembina YAI, Mawan, S.Pd.i

Bagi Yayasan Alpha Indonesia, ini adalah  event perdana dan pantia berjanji akan terus menerus dilaksanakan karena dinilai bermanfaat dan bernilai pendidikan yang disenangi oleh anak-anak. Belajar tidak harus di ruang kelas tapi bisa juga di alam terbuka yang dibuat dengan kemasan hiburan seperti yang Yayasan Alpha Indonesia gelar hari ini. “ Kegiatan ini akan menjadi benteng buat anak-anak dalam menghadapi gempuran budaya (games) asing yang datang hari ini, padahal Indonesia memiliki kearifan lokal sendiri,” ucap Ketua Umum Yayasan Alpha Indonesia, Syaipul Anwar.

(ansori )

Tinggalkan Balasan